Rencana Penggantian Buku Nikah dengan Kartu Sejenis KTP

Kementerian Agama akan segera merilis kartu nikah yang berfungsi untuk menggantikan buku nikah yang selama ini berlaku. Sudah kita ketahui bersama bahwa bagi pasangan yang sudah sah menikah telah mendapatkan 2 buku nikah yang masing-masing dimiliki oleh suami dan istri dengan warna yang berbeda.Tujuan dari adanya buku nikah adalah untuk memberi bukti bahwa pasangan tersebut memang merupakan pasangan yang sah secara agama dan diakui negara terutama buku ini berlaku ketika pasangan suami istri sedang mengunjungi tempat penginapan sehingga memerlukan bukti bahwa mereka merupakan pasangan yang sah.

Alasan Kemenag Ganti Buku Nikah jadi Kartu Nikah

Kartu nikah yang akan diterbitkan bentuknya akan menyerupai KTP yang nantinya akan berisi informasi pernikahan seperti nama, , tanggal nikah, tempat nomor akta nikah dannomor perforasi buku nikah. Penerbitan kartu nikah akan dimulai pada akhir bulan November 2018. Simak informasi terkait penggantian buku nikah dengan kartu nikah di bawah ini.

Minggu (11/11/2018) Kementerian Agama (Kemenag) memberikan informasi terkait alasan rencananya mengganti buku nikah dengan kartu nikah.Alasan utama digantinya buku nikah dengan kartu nikah adalah agar lebih praktis untuk dapat dibawa kemana-mana.Alasan tersebut mempertimbangkan banyaknya hotel berbasis syari’ah yang saat ini berkembang di Negara Indonesia, dimana setiap pasangan yang datang diwajibkan memberi bukti bahwa pasangan tersebut adalah sah sebagai pasangan suami istri. Dengan digantinya buku menjadi kartu harapannya akan lebih praktis untuk dibawa dimana-mana dan tidak memberatkan orang-orang.

Alasan berikutnya mengenai penggantian buku nikah menjadi kartu nikah Bandar Poker Online adalah memudahkan seseorang untuk diintegrasi nomor kependudukan nya.Kadang kala orang lupa bepergian tanpa membawa kartu identitas KTP.Kartu nikah juga sebagai pengganti kartu identitas atau KTP. Diharapkan dengan adanya kartu nikah, dapat mempermudah segala urusan kependudukan, jikalau hilang pun akan dipermudah dalam pengurusannya di KUA terdekat. Rencana penerbitan kartu nikah akan dimulai di kota-kota besar seperti Jakarta dan akan dimulai diberlakukan di seluruh Indonesia pada tahun 2020 mendatang.

Respon MUI terhadap Rencana Penggantian Buku Nikah

Majelis Ulama Indonesia memberikan respons adanya rencana penggantian buku nikah dengan kartu nikah yang akan diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). MUI memiliki pernyataan terhadap adanya rencana tersebut, hal itu dibuktikan dengan komentar dari Lukman Hakim Saifudin selaku Menteri Agama, dimana beliau menjelaskan bahwa kartu nikah yang akan diterbitkan kira-kira memiliki ukuran seperti kartu ATM atau Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurutnya pihak MUI masih mempelajari adanya rencana penggantian tersebut.

Rencana penggantian buku nikah dengan kartu nikah oleh MUI akan dibahas lebih lanjut di rakernas MUI yang akan dilaksanakan tanggal 21 November 2018. Meski demikian Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan penggantian buku nikah menjadi kartu nikah akan dinilai lebih praktis untuk bisa dibawa kemana-mana. Pada rakernas MUI yang akan dilaksanakan tanggal 21 November akan dibahas juga mengenai fatwa nya. Sehingga untuk kemudian bisa ditunggu keputusan hasil rakernas mengenai rencana penggantian buku nikah tersebut.

Nah, itu tadi informasi terkait rencana penggantian buku nikah menjadi kartu nikah yang akan diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang wajib Anda ketahui. Semoga dengan adanya rencana tersebut memiliki tujuan baik sesuai dengan harapan kita semua apalagi bagi traveller yang suka menginap di hotel halal.Semoga bermanfaat.

Tags: , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*